Kata Mutiara Arab (Mahfudzat)
Dikutip Buku
“10 Jalan Sukses Menghidupkan Prinsip Man Jadda Wajada” (Akbar Zainudin)
1. Man sara ‘ala ad-darbi washala
(Siapa berjalan pada jalan-NYA, dia akan sampai)
2. Man jadda
wajada
(Siapa bersungguh-sungguh , dia akan berhasil)
(Siapa bersungguh-sungguh , dia akan berhasil)
3. Man
shobaro zhofira
(Siapa bersabar, dia akan beruntung)
(Siapa bersabar, dia akan beruntung)
4. Man qalla
shidquhu qalla shodiquhu
(Siapa yang sedikit kejujurannya, sedikit pula temannya)
(Siapa yang sedikit kejujurannya, sedikit pula temannya)
5. Jalis
ahla ash-shidqi wa al-wafa’i
(Pergaulilah orang jujur dan menepati janji)
(Pergaulilah orang jujur dan menepati janji)
6. Mawaddatu
ash-shodiqi tadzharu waqta adh-dhiqi
(Kecintaan seorang teman itu akan terlihat pada saat kesulitan)
(Kecintaan seorang teman itu akan terlihat pada saat kesulitan)
7. Wama
al-lladzdzatu illa ba’da at-ta’abi
(Tidak ada kenikmatan kecuali setelah bersusah payah)
(Tidak ada kenikmatan kecuali setelah bersusah payah)
8.
Ash-shobru yu’inu ‘ala kulli ‘amalin
(Kesabaran itu membantu segala pekerjaan)
(Kesabaran itu membantu segala pekerjaan)
9. Jarrib
walahidz takun ‘arifan
(Coba dan perhatikan, niscaya engkau akan paham)
(Coba dan perhatikan, niscaya engkau akan paham)
10. Uthlubu
al-’ilma min al-mahdi ila al-llahdi
(Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur)
(Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur)
11. Baidhatu
al-yaumi khairun min dajajati al-ghodd
(Telur hari ini lebih baik dari ayam hari esok)
(Telur hari ini lebih baik dari ayam hari esok)
12. Al-waqtu
atsmanu mina adz-dzahabi
(Waktu itu lebih berharga daripada emas)
(Waktu itu lebih berharga daripada emas)
13. Al-’aqlu
as-salimu fi al-jismi as-salimi
(Akal yang sehat terdapat pada badan yang sehat)
(Akal yang sehat terdapat pada badan yang sehat)
14. Khoiru
jalisin fi az-zamani kitabun
(Sebaik-baik teman duduk di setiap waktu adalah buku)
(Sebaik-baik teman duduk di setiap waktu adalah buku)
15. Man
yazra’ yahshud
(Siapa yang menanam, dia akan memetik/memanen)
(Siapa yang menanam, dia akan memetik/memanen)
16. Khoiru
al-ashabi man yadulluka ‘ala al-khoiri
(Sebaik-baik teman adalah yang menunjukkanmu pada kebaikan)
(Sebaik-baik teman adalah yang menunjukkanmu pada kebaikan)
17. Laula
al-’ilma lakana an-nasu ka al-baha’imi
(Seandainya tiada berilmu, manusia itu seperti binatang)
(Seandainya tiada berilmu, manusia itu seperti binatang)
18. Al-’ilmu
fi as-shighori ka an-naqsyi ‘ala al-hajari
(Ilmu pengetahuan di waktu kecil itu bagaikan ukiran di atas batu)
(Ilmu pengetahuan di waktu kecil itu bagaikan ukiran di atas batu)
19. Lan
tarji’a al-ayyamu al-lati madhot
(Tidak akan kembali hari-hari yang lalu)
(Tidak akan kembali hari-hari yang lalu)
20.
Ta’allaman shoghiran wa’mal bihi kabiron
(Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar)
(Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar)
21. Al-’ilmu
bila ‘amalin ka asy-syajari bila tsamarin
(Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah)
(Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah)
22.
Al-ittihadu asasu an-najahi
(Persatuan adalah pangkal keberhasilan)
(Persatuan adalah pangkal keberhasilan)
23. La
tahtaqir miskinan wa kun lahu mu’inan
(Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah penolong baginya)
(Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah penolong baginya)
24.
Asy-syarofu bi al-adabi la bi an-nasabi
(Kemuliaan itu dengan adab kesopanan , bukan dengan keturunan)
(Kemuliaan itu dengan adab kesopanan , bukan dengan keturunan)
25. Salamatu
al-insani fu’ hifdzi al-lisani
(Keselamatan manusia itu dalam menjaga lisannya)
(Keselamatan manusia itu dalam menjaga lisannya)
26. Adabu
al-mar’i khorun min dzahabihi
(Adab seseorang itu lebih berharga daripada emasnya)
(Adab seseorang itu lebih berharga daripada emasnya)
27. Su’u
al-khuluqi yu’di
(Kerusakan budi pekerti/akhlak itu menular)
(Kerusakan budi pekerti/akhlak itu menular)
28. Afatu
al-’ilmi an-nisyan
(Bencana ilmu itu adalah lupa)
(Bencana ilmu itu adalah lupa)
29. Idza
shodaqa al-’azmu wadhoha as-sabilu
(Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya)
(Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya)
30. La
tahtaqir man dunaka fa likulli syai’in maziyyatun
(Jangan menghina orang yang lebih rendah daripadamu karena setiap orang mempunyai kelebihan)
(Jangan menghina orang yang lebih rendah daripadamu karena setiap orang mempunyai kelebihan)
31. Ashlih
nafsaka yashluh laka an-nasu
(Perbaikilah dirimu sendiri niscaya orang lain akan baik padamu)
(Perbaikilah dirimu sendiri niscaya orang lain akan baik padamu)
32. Fakkir
qobla an’ta’zima
(Berpikirlah dahulu sebelum kamu merencanakan/berkemauan)
(Berpikirlah dahulu sebelum kamu merencanakan/berkemauan)
33. Man
‘arafa buida as-safari ista’adda
(Siapa yang tahu jauhnya perjalanan, dia akan bersiap-siap)
(Siapa yang tahu jauhnya perjalanan, dia akan bersiap-siap)
34. Man
hafaro khufrotan waqo’a fiha
(Siapa yang menggali lubang, dia yang akan terperosok ke dalamnya)
(Siapa yang menggali lubang, dia yang akan terperosok ke dalamnya)
35. ‘Aduwwun
‘aqilun khoirun min shodiqin jahilin
(Musuh yang pandai lebih baik daripada teman yang bodoh)
(Musuh yang pandai lebih baik daripada teman yang bodoh)
36. Man
katsuro ihsanuhu katsuro ikhwanuhu
(Siapa yang banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya)
(Siapa yang banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya)
37. Ijhad
wala taksal wala taku ghofilan fanadamatu al-’uqba liman yatakassal
(Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malasan dan jangan pula lengah karena penyesalan akibat itu bagi orang yang bermalas-malasan)
(Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malasan dan jangan pula lengah karena penyesalan akibat itu bagi orang yang bermalas-malasan)
38. La
tu’akhkhir ‘amalaka ila al-ghoddi ma taqdiru an ta’malahu al-yauma
(Janganlah mengakhirkan pekerjaanmu hingga esok hari yang kamu bisa mengerjakannya hari ini)
(Janganlah mengakhirkan pekerjaanmu hingga esok hari yang kamu bisa mengerjakannya hari ini)
39. Utruk
asy-syarro yatrukka
(Tinggalkanlah perbuatan jelek niscaya dia akan meninggalkanmu)
(Tinggalkanlah perbuatan jelek niscaya dia akan meninggalkanmu)
40. Khoiru
an-nasi ahsanuhum khuluqan wa anfa’uhum linnas
(Sebaik-baik manusia itu adalah yang lebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia)
(Sebaik-baik manusia itu adalah yang lebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia)
41. Fi
at-ta’anni as-salamatu wa fi al-’ajalati an-nadamatu
(Di dalam kehati-hatian adanya keselamatan, dan di dalam ketergesaan adanya penyesalan)
(Di dalam kehati-hatian adanya keselamatan, dan di dalam ketergesaan adanya penyesalan)
42. Tsamrotu
at-tafriti an-nadamatu wa tsamrotu al-hazmi as-salamatu
(Buah sembrono atau lengah itu penyesalan dan buah cermat itu adalah keselamatan)
(Buah sembrono atau lengah itu penyesalan dan buah cermat itu adalah keselamatan)
43. Ar-rifqu
bi adh-dho’ifi -min khuluqi asy-syarifi
(Berlemah-lembut kepada orang yang lemah itu adalah suatu perangai orang yang mulia)
(Berlemah-lembut kepada orang yang lemah itu adalah suatu perangai orang yang mulia)
44. Fajaza’u
as-sayyiatin sayyiatun mitsluha
(Maka pahala/imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang sama)
(Maka pahala/imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang sama)
45. Tarku
al-jawabi ‘ala al-jahili jawabun
(Tidak menjawab terhadap orang yang bodoh itu adalah jawabannya)
(Tidak menjawab terhadap orang yang bodoh itu adalah jawabannya)
46. Man
‘adzuba lisannuhu katsuro ikhwanuhu
(Siapa yang manis tutur katanya, banyaklah temannya)
(Siapa yang manis tutur katanya, banyaklah temannya)
47. Idza
tamma al-’aqlu qolla al-kalamu
(Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicaranya)
(Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicaranya)
48. Man
tholaba akhon bila ‘aibin baqiya bila akhin
(Siapa yang mencari teman yang tidak bercela maka dia tidak akan mempunyai teman)
(Siapa yang mencari teman yang tidak bercela maka dia tidak akan mempunyai teman)
49. Qul
al-haqqo walau kana murron
(Katakanlah yang benar itu walaupun pahit)
(Katakanlah yang benar itu walaupun pahit)
50. Khoiru
malika ma nafa’aka
(Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu)
(Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu)
1.
من سار على الدرب وصل
Barang siapa
berjalan pada jalannya, maka dia akan sampai (pada tujuannya)
2.
من جدّ وجد
Barang siapa
bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkan (kesuksesan)
3.
من صبر ظفر
Barang siapa
yang bersabar, maka dia akan beruntung
4.
من قلّ صدقه قلّ صديقه
Barang siapa
yang sedikit kejujurannya, sedikit pulalah temannya
5.
جالس أهل الصدق
والوفاء
Bergaulah
dengan orang yang jujur dan menepati janji
6.
مودّة الصديق تظهر وقت
الضيق
Kecintaan
seorang teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan
7.
ومااللذّة إلا بعد
التعب
Tidak ada
kenikmatan kecuali setelah kepayahan
8.
الصبر يعين على كلّ
عمل
Kesabaran
itu akan menolong segala pekerjaan
9.
جرّب ولاحظ تكن عارفا
Cobalah dan
perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu
10.
اطلب العلم من المهد
إلى اللحد
Tuntutlah
ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur
11.
بيضة اليوم خير من
دجاجة الغد
Telur hari
ini lebih baik daripada ayam esok hari
12.
الوقت أثمن من الذّهب
Waktu itu
lebih berharga daripada emas
13.
العقل السليم في الجسم
السليم
Akal yang
sehat itu terletak pada badan yang sehat
14.
خير جليس في الزمان
كتاب
Sebaik-baik
teman duduk pada setiap waktu adalah buku
15.
من يزرع يحصد
Barang siapa
yang menanam pasti akan memetik (mengetam)
16.
خير الأصحاب من يدلّك
على الخير
Sebaik-baik
teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan
17.
لولا العلم لكان الناس
كالبهائم
Kalaulah
tidak karena ilmu niscaya manusia itu seperti binatang
18.
العلم في الصغر كالنقش
على الحجر
Belajar
diwaktu kecil itu, bagaikan mengukir di atas batu
19.
لن ترجع الأيّام التي
مضت
Tidak akan
pernah kembali lagi hari-hari yang telah berlalu
20.
تعلمنّ صغيرا واعمل به
كبيرا
Belajarlah
di waktu kecil dan beramalah dengannya di waktu besar
21.
العلم بلا عمل كالشجر
بلا ثمر
Ilmu tanpa
amal/praktek bagaikan pohon yang tidak berbuah
22.
الاتّحاد أساس النجاح
Persatuan
adalah pangkal keberhasilan
23.
لا تحتقر مسكينا وكن
له معينا
Jangan
engkau menghina orang miskin dan jadilah penolong baginya
24.
الشرف بالأدب لا
بالنسب
Kemuliaan
itu karena adab kesopanan (budi pekerti) bukan karena keturunan
25.
سلامة الإنسان في حفظ
اللسان
Keselamatan
manusia itu terdapat dalam penjagaan lidahnya (perkataannya)
26.
آداب المرء خير من
ذهبه
Adab
seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya (kekayaannya)
27.
سوء الخلق يعدى
Budi
pekerti/akhlaq yang buruk itu menular
28.
آفة العلم النسيان
Bencananya
ilmu adalah lupa
29.
إذا صدق العزم وضح السبيل
Jika ada
kemauan yang sungguh-sungguh, pasti terbukalah jalannya
30.
لا تحتقر من دونك
فلكلّ شيئ مزيّة
Jangan
menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena setiap orang
mempunyai kelebihan
31.
أصلح نفسك يصلح لك
الناس
Perbaikilah
dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu
32.
فكّر قبل أن تعزم
Berpikirlah
dahulu sebelum kamu berbuat.
33.
من عرف بعد السفر
استعدّ
Barang siapa
yang tahu jauhnya sebuah perjalanan, hendaklah dia bersiap-siap
34.
من حفر حفرة وقع فيها
Barang siapa
yang menggali lobang, maka akan terperosoklah ia di dalamnya
35.
عدوّ عاقل خير من صديق
جاهل
Musuh yang
pandai itu lebih baik daripada sahabat yang bodoh
36.
من كثر إحسانه كثر
إخوانه
Barang siapa
banyak perbuatan baiknya, maka banyak pulalah temannya
37.
اجهد ولا تكسل ولا تك
غافلا فالندامة العقبى لمن يتكاسل
Bersungguh-sungguhlah,
jangan bermalas-malasan dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu resiko
bagi orang yang bermalas-malasan
38.
لا تؤخّر عملك إلى
الغد ما تقدر أن تعمله اليوم
Janganlah
menunda pekerjaanmu hingga esok hari, sesuatu yang kamu dapat mengejakannya
hari ini
39.
اترك الشرّ يتركك
Tinggalkanlah
kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu
40.
خير الناس أحسنهم خلقا
وأنفعهم للناس
Sebaik-baik
manusia adalah yang terbaik budi pekertinya dan yang paling bermanfaat bagi
manusia lainnya
41.
في التأنّي السلامة
وفي العجلة الندامة
Di dalam
kehati-hatian itu terdapat keselamatan, dan di dalam ketergesa-gesaan itu
terdapat penyesalan
42.
ثمرة التفريط الندامة
وثمرة الحزم السلامة
Buah
kelengahan adalah penyesalan dan buah kecermatan adalah keselamatan
43.
الرفق بالضعيف من خلق
الشريف
Berlemah
lembut kepada orang yang lemah itu termasuk perangai orang yang mulia
(terhormat)
44.
فجزاء سيّئة سيّئة
مثلها
Balasan
suatu kejahatan adalah kejahatan yang sama dengannya
45.
ترك الجواب على الجاهل
جواب
Tidak
menjawab (pertanyaan) orang yang bodoh adalah suatu jawaban
46.
من عذب لسانه كثر
إخوانه
Barang siapa
manis tutur katanya (perkataannya) maka banyaklah temannya
47.
إذا تمّ العقل قلّ
الكلام
Apabila akal
seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicaranya
48.
من طلب أخا بلا عيب
بقي بلا أخ
Barang siapa
yang mencari teman tanpa bercela, maka ia akan selamanya tidak mempunyai teman
49.
قل الحقّ ولو كان مرّا
Katakanlah
kebenaran itu walaupun pahit
50.
خير مالك ما نفعك
Sebaik-baik
hartamu adalah yang bermanfaat bagimu
51.
خير الأمور أوسطها
Sebaik-baik
perkara itu adalah pertengahanya (yang sedang-sedang saja)
52.
لكلّ مقام مقال ولكلّ
مقال مقام
Setiap
tempat mempunyai perkataan masing-masing, dan untuk setiap perkataan memiliki
tempat masing-masing
53.
إذا لم تستحي فاصنع ما
شئت
Apabila
engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu (apa yang engkau kehendaki)
54.
ليس العيب لمن كان
فقيرا بل العيب لمن كان بخيلا
Bukanlah
cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir
55.
ليس اليتيم الذي قد
مات والده بل اليتيم يتيم العلم والأدب
Bukanlah
yang dinamakan anak yatim itu yang telah meninggal orang tuanya, tapi
(sebenarnya) anak yatim itu adalah yang tidak memiliki ilmu dan budi pekerti
56.
لكلّ عمل ثواب ولكلّ
كلام جواب
Setiap
pekerjaan itu ada upahnya, dan setiap perkataan itu ada jawabannya
57.
وعامل الناس بما تحبّ
منه دائما
Dan
pergaulilah manusia itu dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka
semuanya
58.
هلك امرؤ لم يعرف قدره
Hancurlah
seseorang yang tidak tahu kemampuan dirinya sendiri
59.
رأس الذنوب الكذب
Pokok dosa
itu adalah kebohongan
60.
من ظَلم ظُلم
Barang siapa
yang menganiaya niscaya akan dianiaya
61.
ليس الجمال بأثواب
تزيّننا إنّ الجمال جمال العلم والأدب
Bukanlah
kecindahan itu dengan pakaian yang menghiasi kita, sesungguhnya kecantikan itu
ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan
62.
لا تكن رطبا فتعصر ولا
تكن يابسا فتُكسّر
Janganlah
engkau bersikap lemah sehingga kamu akan ditindas, dan janganlah kamu bersikap
keras sehingga kamu akan dipatahkan
63.
من أعانك على الشرّ
ظلمك
Barang siapa
menolongmu dalam kejahatan maka sungguh ia telah menyesatkanmu
64.
إخي لن تنال العلم إلا
بستّة سأنبيك عن تفصيلها ببيان:
ذكاء وحرص واجتهاد ودرهم وصحبة أستاذ وطول
زمان
Saudaraku!
Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku
beritahukan perinciannya dengan jelas : Kecerdasan, Kethoma’an (terhadap
ilmu), Kesungguhan, Harta benda (bekal), Akrab, Dekat, Ta’at kepada guru
serta Waktu yang panjang
65.
العمل يجعل الصعب سهلا
Bekerja itu
membuat yang sukar menjadi mudah
66.
من تأنىّ نال ما تمنىّ
Barang siapa
berhati-hati niscaya akan mendapatkan apa-apa yang dicita-citakannya
67.
اطلب العلم ولو بالصين
Tuntutlah
ilmu walaupun di negeri Cina
68.
النظافة من الإيمان
Kebersihan
adalah bagian dari iman
69.
إذا كثر المطلوب قل
المساعد
Kalau banyak
permintaannya maka sedikitlah penolongnya
70.
لا خير في لذّة تعقب
ندما
Tidak ada
kebaikan dari suatu kenikmatan yang menyebabkan penyesalan
71.
تنظيم العمل يوفّر نصف
الوقت
Manajemen
pekerjaan itu akan menghemat separuh waktu
72.
رُبّ أخ لم تلده أمّه
Betapa
banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu
73.
داووا الغضب بالصمت
Obatilah
kemarahan itu dengan diam
74.
الكلام ينفذ مالا
تنفذه الإبر
Perkataan
itu dapat menembus apa yang tidak bisa ditembus oleh jarum
75.
ليس كلّ ما يلمع ذهبا
Bukanlah
setiap sesuatu yang mengkilat itu emas
76.
سيرة المرء تنبئ عن
سريرته
Gerak-gerik
seseorang itu menunjukkan isi hatinya
77.
قيمة المرء بقدر ما
يحسنه
Derajat
seseorang itu sebesar kebaikan yang telah diperbuatnya
78.
صديقك من أبكاك لا من
أضحكك
Temannmu
ialah orang yang membuatmu menangis bukan orang yang membuatmu tertawa
79.
عثرة القدم أسلم من
عثرة اللسان
Tergelincirnya
kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah
80.
خير الكلام ما قلّ
ودلّ
Sebaik-baik
perkataan ialah yang sedikit dan jelas
81.
كلّ شيئ إذا كثر رخص
إلا الأدب
Segala
sesuatu apabila banyak menjadi murah kecuali budi pekerti
82.
أوّل الغضب جنون وآخره
ندم
Permulaan
marah adalah kegilaan dan akhirnya adalah penyesalan
83.
العبد يضرب بالعصا
والحرّ يكفيه بالإشارة
Hamba sahaya
itu harus dipukul dengan tongkat, dan orang yang merdeka cukup dengan
isyarat
84.
انظر ما قال ولا تنظر
من قال
Perhatikanlah
apa-apa yang diucapkan dan janganlah meperhatikan siapa orang yang
mengatakannya
85.
الحسود لا يسود
Orang yang
pendengki itu tidak akan menjadi mulia
86.
الأعمال بخواتمها
Tiap-tiap
pekerjaan itu dengan penyelesaiannya
87.
إلهي لست للفردوس أهلا# ولا أقوى على النار الجحيم
Wahai
Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka Jahim
88.
فهب لي توبة واغفر
ذنوبي #
فإنّك غافر الذنب
العظيم
Maka berilah
aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun
dosa yang besar
89.
ذنوبي مثل أعداد
الرمال #
فهب لي توبة
ياذاالجلال
Dosaku
bagaikan bilangan pasir, maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang memiliki
keagungan
90.
وعمري ناقص في كلّ يوم # وذنبي زائد كيف احتمالي
Umurku ini
setiap hari berkurang, sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku
menanggungnya
91.
إلهي عبدك العاصي أتاك # مقرّا بالذنوب وقد دعاك
Wahai,
Tuhanku ! Hamba Mu yang berbuat dosa telah datang kepada Mu dengan mengakui
segala dosa, dan telah memohon kepada Mu
92.
فإن تغفر فأنت لذاك
أهل
# فإن تطرد فمن نرجو
سواك
Maka jika
engkau mengampuni, maka Engkaulah yang berhak mengampuni,
Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?
Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?
93.
في أيّ أرض تطأ فأنت
مسؤول عن إسلامها
Di manapun
anda berada, maka anda bertanggung jawab terhadap keislamannya
94.
المحافظة على القديم
الصالح والأخذ بالجديد الأصلح
Melestarikan
(nilai-nilai) lama yang relevan dan mengadopsi (metode) baru yang lebih relevan
95.
الدهر يومان : يوم لك
و يوم عليك
Masa itu ada
dua : saat kebahagiaan dan saat kesedihan
96.
من عرف لغة قوم سلم من
مكرمهم
Barang siapa
menguasai bahasa suatu kaum, maka ia akan selamat dari tipu daya mereka
97.
الحقّ يعرف بالدليل لا
بالقليل ولا الكثير
Kebenaran
itu harus berdasarkan wahyu dan bukti, bukan karena sendikit atau banyaknya
(yang melakukan/mengikuti)
98.
ومن طلب العلى سهر
الليالى
Barang siapa
yang mencari ketinggian derajat, hendaklah ia qiyamullail (sholat malam)
99.
الإسلام يعلو ولا يعلا
عليه
Islam itu
agama tertinggi dan tidak ada yang bisa menandinginya